Tak Ingin Bencana Asap 2015 Terulang, BPBD Riau Bersiap Hadapi Kemarau Juni Nanti
Senin, 29/05/2017 - 10:47:47 WIB

PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Riau bersiap-siaga mengantisipasi munculnya titik api, imbas dari kebakaran lahan dan hutan (Karlahut), mengingat Riau masuki musim kemarau Juni nanti.

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan, pihaknya perlu mewaspadai iklim di Riau saat sekarang ini. Sebab prediksinya, cuaca tahun 2017 hampir sama seperti 2015 lalu, di mana terjadi bencana kabut asap parah yang dipicu Karhutla.

"Kondisi cuaca tahun ini hampir sama seperti kejadian tahun 2015, di mana arah angin dari selatan ke utara dan lebih membelok ke tenggara. Kalau terjadi Karhutla di tempat kita, dikhawatirkan asapnya bisa ke negara tetangga," katanya, Minggu (28/5/17) siang.

Sebab itu Satgas mulai mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan dan antisipasi, termasuk menempatkan lima helikopter untuk pemadaman via udara, ditambah satu helikopter Super Puma TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru untuk keperluan patroli udara.

"Seluruh Satgas kita optimalkan, dan kita juga sudah menetapkan status siaga darurat hingga 30 November 2017 nanti. Mudah-mudahan tidak terjadi kabut asap," sambung Edwar di hanggar lengkung Lanud Roesmin Nurjadin, saat meninjau langsung kedatangan helikopter water bombing yang tiba Minggu siang kemarin.

Lima helikopter tersebut, lanjut dia, akan ditempatkan dibeberapa kabupaten/kota di Provinsi Riau.(src)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved