Pro Kontra Slogan Pekanbaru Madani
LAM: Yang Penting Tak Bertentangan dengan Nilai Melayu
Selasa, 12/01/2016 - 10:59:27 WIB
<br>

PEKANBARU - Munculnya slogan Pekanbaru Kota Madani yang terpampang jelas di persimpangan Bandara Sultan Syarif Khasim terus menui pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Tak terkecuali dari Ketua Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau kota Pekanbaru Dr H Nurhasyim SH MH yang tidak mempermasalahkan slogan tersebut.

"Tidak perlulah terlalu dipermasalahkan. Kedua slogan itu tidak bertentangan dengan peraturan daerah yang ada, yakni menjadikan Kota Pekanbaru sebagai pusat kebudayaan melayu," ujar Nurhasyim saat ditemui baru-baru ini.

Namun menurut Nurhasyim lagi, Pekanbaru Kota Madani tersebut sebut hanya sebatas nama, namun jika benar-banar diterapkan dalam keseharian, tentu ada indikator atau tolak ukur yang menjadi acuan dari Pekanbaru Kota Madani tersebut.

"Harus ada indikatornya, sekarang masih nama saja," jelasnya.

Disinggung terkait apakah LAM dilibatkan atau dikoordinasikan dalam mencetuskan tulisan raksasa Pekanbaru Kota Madani tersebut oleh Pemerintah, Nurhasyim menyatakan belum ada.

"Yang penting substansinya anatara madani maupun bertuah itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai budaya melayu, keduanya kita tahniah. Kecuali mau dijadikan Pekanbaru bertentangan dengan budaya melayu itu kita tolak," katanya.

Bahkan Nurhasyim sendiri ketika ditanya apakah LAM setuju jika Pekanbaru memiliki dua slogan yakni Pekanbaru Kota Madani dan Pekanbaru Kota  Bertuah, Nurhasyim tidak membantah.

"Iya bisa, selagi tidak bertentangan dangan peraturan daerah yang ada dan yang penting budaya melayu harus kita jaga bersama," pungkasnya. (kt13)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved