Pasca Terbakar, 1.026 Kios Dibangun di Pelataran Parkir Plaza Sukaramai
Selasa, 05/01/2016 - 11:24:50 WIB
<br>

PEKANBARU - Pengelola Plaza Sukaramai, PT Makmur Papan Perkasa (MPP) kembali membangun kios pedagang korban kebakaran. Kios Tempat Penampungan Sementara (TPS) itu dibangun sebanyak 1.062 di pelataran parkir Plaza Sukaramai, Jalan Sudirman, Pekanbaru.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pasar (Dispas) Kota Pekanbaru, Mahyudin, Senin (4/1/2015). "Proses pembangunan TPS sudah mulai dilakukan hari ini (kemarin,red) dengan ukuran 2x2 meter. Pembangunannya menjadi tanggung jawab mereka (MPP). Kita hanya mengawasi pembangunan TPS serta menentukan lokasi-lokasi di mana saja TPS itu diperbolehkan dibangun," terang Mahyudin.

Menurutnya, pengelola Plaza Sukaramai juga sudah menjalankan lima instruksi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, yaitu pengelola diminta untuk bekerjasama dengan pusat laboratorium forensik Polri dalam meneliti penyebab kebakaran. Kedua, pengelola harus membuka posko informasi pelayanan pda pedagang agar seluruh informasi terkait penanganan kebakaran dapat diketahui. Ketiga, bangunan harus diadakan uji kelayakan konstruksi. Dari hasilnya baru bisa ditentukan langkah-langkah selanjutnya. Dari situ nanti akan terjawab apakah akan dibangun TPS atau tidak. Keempat, pengelola harus membuat langkah-langkah yang bisa mengakomodir keinginan pedagang bisa berdagang kembali.

"Kelima, pengelola harus terus berkoordinasi dengan Pemko Pekanbaru terhadap langkah apa saja yang diambil terhadap nasib para pedagang," beber Mahyudin.

Masih kata Mahyudin, kendala yang dihadapi pengelola saat ini adalah penempatkan pedagang serta merundingkan biaya sewa. Apalagi, pedagang ada yang memiliki lebih dari satu kios.

"Kita minta pedagang hanya memiliki satu kios saja. Mengingat, kondisi pembangunan TPS yang terbatas agar muat makanya harus seperti itu. Kita pun meminta pedagang jangan khawatir sebab ini hanya sifatnya sementara," sebutnya.

Mengenai kondisi fisik bangunan, Mahyudin menyebut pihaknya belum menerima laporan secara tertulis dari pihak pengelola. Namun dari hasil ekspos Prof Sugeng selaku penguji kelayakan bangunan, hasilnya bangunan itu masih layak untuk digunakan kembali.

"Kita belum menerima laporan, tapi berdasarkan ekspos Prof Sugeng ahli konstruksi menyebutkan, bangunan masih layak, laporan itu kita akan kejar itu ke pihak pengelola sebagai pegangan bagi kita," terangnya.

Meski Plaza Sukaramai terbakar namun ditegaskan Mahyudin, Build Operate Transfer (BOT) antara Pemko Pekanbaru dengan PT MPP tidak akan berubah. Sesuai dengan pengelola BOT nya akan berakhir tahun 2025.

"Apabila ada kesepakatan dan kebijakan pak wali bisa saja itu berubah, jika PT MPP minta perpanjang maka tidak bisa sebab berdasarkan undang undang yang mengatur BOT itu sistem habis, tidak ada perpanjangan," imbuhnya. (kt13)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved