2016, Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi
Selasa, 05/01/2016 - 11:14:58 WIB
<br>

PEKANBARU - Diawal tahun 2016 ini, harga sejumlah komoditi seperti cabai dan bawang di pasar-pasar tradisional di Pekanbaru masih tergolong mahal.

Bahkan belum ada tanda-tanda harga kedua komoditi tersebut bakal turun, meski perayaan hari-hari besar seperti perayaan natal telah usai.

Diketahui, di pasar Cik Puan Pekanbaru misalnya, harga cabai merah asal Bukit Tinggi masih tergolong mahal yakni tembus Rp60 ribu per kilo gram, sementara  cabai merah asal Jawa tak jauh berbeda yakni Rp55 ribu per kilo gram, padahal jika dibandingkan dihari-hari biasa, harga cabai merah hanya Rp25 hingga 30 ribu per kilo gram.

Sementara untuk harga cabai rawit bertengger di harga Rp40 ribu per kilo gram, sementara untuk harga bawang merah bervariasi mulai Rp35 hingga Rp40 ribu per kilo gram.

Tak pelak, dengan kondisi masih mahalnya harga kedua komuditi tersebut, sejumlah warga Pekanbaru pun mengeluh, bahkan untuk mensiasati mahalnya harga cabai tersebut, warga terpaksa membeli cabai yang kualitasnya kurang bagus tetapi masih layak konsumsi.

Seperti yang disampaikan oleh Nurul. Warga Pekanbaru ini sangat mengeluh dengan harga cabai yang tak kunjung turun. "Sebelum raya natal kemarin harga cabai sudah mahal sampailah sekarang, masak cabai merah aja sampai Rp60 ribu sekilonya, mana sanggup kita, untunglah ada yang agak murah, tapi cabainya kurang bagus, tinggal rajin aja memilah-milah cari yang layak untuk dimasak yang penting jangan yang busuk udahlah," terang Nurul, Selasa (5/1/2016).

Sementara menurut Robi, salah seoarang pedagang cabai mengaku, mahalnya harga cabai dan bawang tersebut diprediksi dipengaruhi oleh faktor cuaca dari daerah pemasok.

"Cabai dan bawang memang mahal sekarang, bahkan belum tau kapan normal lagi, kalau nggak salah saya penyebab melambung harga cabai ini karena faktor cuaca, seperti di kawasan pulau jawa dan daerah lainnya. Mudah-mudahan segera normal kembali, karena pembeli pada ngeluh semua ni, tadi aja ada yang mau beli sekilo eh malah nggak jadi, tapi kebanyakan terpaksa beli juga," pungkasnya. (kt13)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved