Movie Box Diduga jadi Tempat Maksiat
Rabu, 30/12/2015 - 13:40:33 WIB
<br>

PEKANBARU - Kemunculan Movie box atau sering disebut bioskop mini di Kota Pekanbaru saat ini kian menjamur. Namun akhir-akhir ini masyarakat mulai mengelukan keberadaan bioskop mini tersebut.

Pasalnya, selain diduga tidak mengantongi izin, tempat usaha tersebut juga disinyalir dijadikan sebagai tempat pasangan muda-muda untuk melakukan tindakan asusila.

Bahkan, jika anda sudah pernah berkunjung ke movie box tersebut, tentunya sudah bisa membayangkan kondisi didalamnya seperti apa, namun bagi anda yang belum pernah, berikut sedikit ulasannya.

Ketika anda memasuki tempat tersebut, anda nantinya akan disambut oleh dua orang kasir. Anda akan ditanya terlebih dahulu film apa yang nantinya akan anda tonton. Film yang ditawarkanpun beragam, mulai dari film action, Film horror dan lainnya.

Setelah anda menentukan pilihan apa yang akan ditonton, anda dikenakan biaya Rp 70.000 persekali nonton. Anda akan membayarnya usai menonton.

Sesudah ditentukan, sang kasir akan mengantar anda ke ruangan yang tersedia di movie box tersebut. Ketika anda memasuki ruangan tersebut, anda akan menemukan sebuah tv layar besar dan diatas tv tersebut ada dua buah speaker untuk menambah kesan dari segi suara terhadap film yang di putar.

Tak hanya tv, di dalam ruangan juga disediakan kursi yang bisa menampung sampai 10 orang. Selain itu, untuk menemani anda selama nonton, pihak movie box sendiri telah menyediakan makanan dan minuman yang diletakkan diatas meja.

Bahkan, di tempat tersebut, lampu ruangan tersebut bisa dimatikan. Selain itu, jika biasanya ditempat hiburan lainnya seperti karaoke ada jendela kecil, ditempat tersebut tidak akan anda temukan sama sekali.

Untuk segi pengawasan sendiri, tidak ada yang dilakukan oleh pihak pengelola. Pengawasan sendiri hanya berbentuk dari CCTV, namun sebagian pengunjung malah mengatakan ada yang sama sekali tidak ada CCTV. Dengan hal tersebut, wajar saja jika ruangan tersebut menjadi tempat mesum oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Yt, salah seoarang warga Pekanbaru yang beberapa waktu lalu sempat mengunjungi movie box mengatakan, besar peluang untuk setiap pengunjung untuk berbuat kearah yang negatif, namun tergantung kepada pribadi masing-masing.

"Kita memang sempat kesana, waktu itu kami perginya ramai, tapi rata-rata kami lihat disana pengunjungnya memang pasangan muda-mudi, ya nggak menutup kemungkinan sih kalau mereka ngapa-ngapain didalam, secara tempatnya sangat mendukung sekali," terang Yt.

Selain itu, pria yang berinisial M yang juga sempat berkunjung di movie box, membenarkan bahwa movie box saat ini dijadikan salah satu tempat mesum.

"Pengawasan sangat minim sekali, katanya ada CCTV tapi di ruangan yang sempat saya datangi nggak ada tu, tapi saya lihat memang diruangan tersebut ada secarik imbauan untuk pengunjung tidak berbuat asusila, tetapi kalau kondisi demikian ya tergantung pribadinya masig-masing juga," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru langsung akat bicara, bahkan MUI berencana akan melakukan investigasi ke lokasi tersebut.

"Kita sudah dengar laporan dari masyarakat, kita akan lakukan investigasi dulu kondisi di lapangan seperti apa, apakah tempat nonton film yang disebut masyarakat itu benar sangat rentan untuk tempat maksiat atau seperti apa, kita akan selidiki dahulu," ungkap Ilyas Husti, Ketua MUI Kota Pekanbaru, Rabu (30/12/2015).
(kt13)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved