Tiga RW Masuk Kampar, Wako Firdaus Galau
Rabu, 16/12/2015 - 13:07:51 WIB
<br>

PEKANBARU - Polemik tapal batas antara kota Pekanbaru dan kabupaten Kampar masih berlanjut. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 18 tahun 2015 tentang Tapal Batas Pekanbaru dengan Kampar, tiga RW di Pekanbaru masuk ke wilayah Kampar.

Menanggapi polemik ini, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT terkesan dilema. Disatu sisi, sebagai kepala daerah dia mengaku harus mematuhi pemerintah pusat dalam hal ini Menterian Dalam Negeri (Mendagri). Di sisi lain, dia mengaku tidak rela warga tiga RW di Simpang Tiga masuk ke wilayah Kampar.

"Secara teknis kita akan mengikuti aturan, komandonya tentu Mendagri. Secara pribadi, saya tidak rela warga kita yang administrasinya masuk wilayah kita, ternyata di dalam wilayah masuk Kampar. Terus terang, secara pribadi saya kesal dan tak rela sebenarnya," kata Firdaus di hadapan Wartawan, Rabu (16/12).

Tapi, ujar wako tidak mungkin untuk melawan, lantaran permasalahan itu sudah ada Permendagrinya. Namun permasalahan administrasi dan batas wilayah sebenarnya tidak perlu, yang terpenting adalah pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

"Apa harus saya melawan? Tentu tidak mungkin juga. Konsep pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan) kita tidak perlu menyoalkan batas wilayah dan administrasi, tapi yang perlu, bagaimana melayani masyarakat. Seperti menyediakan layanan pendidikan, kesehatan. Tak perlu kita soalkan batas-batas administrasi," paparnya. (kt13)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved