UMK Kota Pekanbaru Wajib Direvisi
Rabu, 21/10/2015 - 08:41:26 WIB
<br>

PEKANBARU- DPRD Kota Pekanbaru ini menyarankan agar pihak eksekutif membuat kajian dan merevisi kembali Upah Minimum Kerja (UMK) Kota Pekanbaru tahun 2016 mendatang dan harus sesuai dengan angka kebutuhan hidup layak (KHL)


"Apabila UMK tidak sesuai KHL, tingkat kesejahteraan pekerja akan menurun seiring meningkatnya biaya hidup. Sebagaimana kita tahu saat ini biaya hidup terus meningkat cukup signifikan. Karena itu, kami meminta Pemko Pekanbaru bisa menaikkan," ucap Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Zainal Arifin.

Dirinya juga meminta agar dalam menentukan kebijakan kenaikan UMK pemerintah harus mempertemukan pihak buruh dan pengusaha. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari salah satu pihak dirugikan.

"Pemko harus profesional dalam pembahasan UMK 2016. Jangan sampai pemerintah lebih berpihak kepada pengusaha dalam menetapkan UMK jadi harus ada pertemuan bersama antara perwakilan buruh dan pemilik usaha agar tidak ada pihak yang dirugikan," tutur Zainal.

Menurut Politisi Gerinda ini,  besaran UMK 2016 Pekanbaru idealnya di kisaran Rp 2,5 sampai 2,9 juta per bulan. Angka tersebut didasarkan kebutuhan hidup sehari-hari di Pekanbaru.

Disamping soal kebutuhan hidub, tambah Zainal, kenaikan UMK juga diharapkan agar dapat memacu buruh bekerja lebih baik, sehingga kemungkinan perusahaan tempatnya bekerja meraup keuntungan dan kemajuan usaha. "Kalau buruh bekerja dengan baik, kemungkinan perusahaan maju," pungkasnya.




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved