22 Desa di Meranti Belum Nikmati Listrik PLN
Selasa, 06/02/2018 - 09:44:16 WIB

SELATPANJANG - Sebanyak 22 desa dari 96 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti hingga kini masih belum teraliri listrik PLN Rayon Selatpanjang.

Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepri, Dwi Suryo Abdullah mengatakan, menyediakan listrik di Kepulauan Meranti tidak semudah di daerah lainnya. Apalagi bentuk geografis yang berupa kepulauan.

"Mengelola listrik di sini berbeda dengan daerah lainnya. Kendalanya adalah karena daerah ini yang berpulau yang menyebabkan sedikit kesulitan untuk mengangkut material listrik, kalau di jalur air harus melalui selat dan sungai yang tidak mungkin dilalui kapal besar, sedangkan di darat tidak bisa menggunakan truk tapi harus menggunakan gerobak, ini disebabkan kontur tanah yang labil. Untuk membangun tiang pun kita harus memakai cerocok, biasanya tidak harus," kata Dwi Suryo, Senin (5/2/2018).

Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepri itu juga menceritakan bahwa kondisi pasokan listrik di tiga pulau yakni Pulau Tebing Tinggi, Rangsang dan Pulau Padang statusnya masih aman.

"Untuk Pulau Tebing Tinggi yang merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi mempunyai daya sebesar 15 MW dengan beban puncak sebesar 11,2 MW, itu berarti kita mempunyai cadangan daya sebesar 4,8 MW di luar daftar tunggu. Saat ini pelanggan kita sebanyak 21.502, dari jumlah itu 13.000 nya bersubsidi dengan daya sebesar 450-900 VA. Di Pulau Tebing Tinggi ini rata rata masyarakat mengkonsumsi energi listrik sebesar 7.2 KWH per pelanggan perhari itu artinya ekonomi di di sini masih baik, dan menandakan ekonomi tumbuh semakin baik," katanya lagi.

Kendati begitu, PLN setempat menargetkan bisa menerangi 22 desa hingga akhir tahun nanti.

"22 desa yang belum teraliri listrik itu 10 desa di Pulau Tebing Tinggi bagian timur 2 desa di bagian barat dan 12 desa lainnya tersebar di beberapa kecamatan. Akhir tahun 2018 ini kita gesa, mudah mudahan semuanya sudah teraliri," tambahnya.

Sementara itu Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rahman berkunjung ke PLN Rayon Selatpanjang dalam rangka memeriksa kesiapan pasokan listrik di Selatpanjang sekaligus meresmikan pemakaian mesin PLN dengan daya sebesar 5 MW, Senin (5/2/2018).

Peresmian ditandai penekanan tombol starter mesin oleh gubernur Riau secara bersama sama.Gubernur didampingi Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepri, Dwi Suryo Abdullah dan Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti, Jonizar. Dalam kesempatan itu pria yang akrab disapa Andi Rachman ini pun menyerahkan sembako bagi kaum dhuafa sebanyak 100 paket secara simbolis yang merupakan bagian dari CSR PLN.

Dalam sambutannya, gubernur Riau mengatakan PLN akan berkomitmen untuk terus meningkatkan rasio elektrifikasi menuju Meranti terang berderang.

"Untuk menurun kan angka kemiskinan juga perlu aliran listrik, jadi kontribusi PLN dinilai sangat besar. Dengan aliran listrik masyarakat bisa meningkatkan taraf hidup dan perekonomian," kata Andi.(hrc)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved