1.025 Guru Serbu Meranti, Disdik Diminta Koordinasi Dengan Pusat
Minggu, 27/12/2015 - 17:17:44 WIB
<br>

SELATPANJANG - Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardiansyah mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti agar segera menyurati Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemedikbud RI terkait pengiriman 1.025 Garis Guru Depan (GGD). 


Menurutnya, jika Disdikbud terlambat menyurati Dirjen GTK, dikhawatirkan nantinya akan merepotkan Pemkab sendiri.

"Saya harap mereka juga sekalian mengirimkan data dan guru mata pelajaran apa saja yang sebenarnya kita butuhkan. Jangan sampai kedatangan GGD nantinya tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah yang di perdesaan," ujar Ardiansyah, Minggu (27/12/2015).

Ardiansyah juga mengapresiasi program pemerintah pusat terkait bantuan guru ke Meranti, apalagi pengakuan Disdik, Kepulauan Meranti masih kekurangan guru di pedesaan. Namun, ia menyayangkan pengiriman seribuan guru ini tidak dikoordinasikan dengan daerah penerima.

Lebih jauh dikatakan Ardiansyah, kekhawatiran Disdik sangat rasional, di samping mengancam keberadaan guru daerah dan Komite, pengiriman guru yang tidak sesuai kebutuhan ini juga akan mengakibatkan terlantarnya GGD. Terlebih infrastuktur di pedesaan belum memadai.

Ia juga mengatakan, untuk mengantisipasi permasalahan di kemudian hari, mulai sekarang Disdik diminta untuk segera mendata mata pelajaran apa saja yang kekurangan guru dan sekolah mana saja yang kekurangan guru tersebut.

"Jadi, saat guru-guru tersebut datang, kita tidak kerepotan lagi untuk menempatkan mereka di sekolah mana," katanya.

Suwandi menjelaskan, ribuan guru yang masuk dalam program GGD yang akan "menyerbu" Kepulauan Meranti tersebut terdiri dari 219 guru SMA, 44 guru SMK, 271 guru SMP dan 491 guru SD. 

Ribuan guru tersebut nantinya akan ditempatkan di 6 kecamatan seperti, Rangsang, Rangsang Pesisir, Rangsang Barat, Pulau Merbau, Merbau dan Kecamatan Tasik Putripuyu. 

Sementara Kecamatan Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat dan Kecamatan Tebingtinggi Timur tidak mendapatkan GGD karena tidak termasuk dalam daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved