Proyek MY Bengkalis Diragukan Tuntas 100 Persen
Selasa, 12/01/2016 - 19:55:07 WIB
<br>

BENGKALIS - Pernyataan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis yang menyebutkan kalau proyek Multiyears (MY) jalan lingkar Pulau Bengkalis selesai dikerjakan 100 persen diragukan kalangan masyarakat dan pemerhati pembangunan. 


Pasalnya kondisi jalan lingkar yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya tersebut terkesan kurang bagus kualitasnya, serta masih ada pekerjaan yang belum tuntas dilaksanakan.

Seperti dilontarkan Direktur Eksekutif BAK-LIPUN Bengkalis Abdul Rahman S, Selasa (12/1/2016) bahwa masih ada beberapa pekerjaan yang diyakini masuk dalam kontrak proyek MY belum dilaksanakan rekanan. Diantaranya adalah beram di sisi kanan dan kiri jalan maupun pembangunan turap beton di tepi jalan.
            
"Rasanya kalau kita lihat sepintas lalu saja mustahil proyek MY jalan lingkar pulau Bengkalis itu selesai 100 persen dilaksanakan. Karena yang dikerjakan rekanan hanya rigid sepanjang proyek MY, dan pekerjaan rigid itu-pun kalau diperhatikan tidak seluruhnya rata, ada yang kasar dan sedikit bergelombang," ujar Abdul Rahman, mempertanyakan kualitas serta bobot pekerjaan proyek jalan lingkar tersebut.

Kemudian, bobot 100 persen tersebut kalau memang hanya sebatas pekerjaan rigid semata memang sudah siap, tapi patut dipertanyakan juga kualitas proyek tersebut. Apalagi proyek jalan lingkar itu pelaksananya adalah BUMN sekelas PT Wijaya Karya, tapi mutu jalan bukan seperti pekerjaan sebuah BUMN yang bonafide.

Disinggung Abdul lagi, proyek MY jalan lingkar pulau Bengkalis itu harus dilakukan audit investigatif terlebih dahulu, soal bobot dan kualitas pekerjaan yang telah dilaksanakan rekanan dilapangan. Dinas PU dinilainya hanya main klaim kalau pekerjaan mencapai 100 persen, kontras dengan kondisi di lapangan yang terkesan asal-asalan.
            
"Coba lihat begitu menuju Desa Kuala Alam tempat proyek dimulai dari arah Kota Bengkalis, jalan lingkar MY itu dibuat tinggi dari jalan sebelumnya. Belum lagi soal beram dan turap, apakah memang kedua pekerjaan itu juga tertuang dalam kontrak proyek MY yang nilainya mencapai Rp 400 miliar, karena mustahil jalan senilai Rp 400 milliar kualitasnya tidak jauh beda dengan jalan kampung," tanya Abdul lagi.

Dikatakan juga, soal rencana DPRD Bengkalis membentuk Panitia Khusus (Pansus) MY harus direalisasikan. Karena proyek MY yang semuanya pekerjaan jalan kualitasnya diragukan, termasuk proyek MY di Pulau Rupat, Duri Barat, Duri Timur dan Bukitbatu-Siak Kecil.
            




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved