Petani Diminta Tidak Alihfungsikan Lahan
Kamis, 07/01/2016 - 01:13:59 WIB
<br>

BENGKALIS - Petani di Bengkalis diminta untuk tidak mengalihfungsikan lahan menjadi perkebunan sawit atau karet. Hal ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mengurangi impor prodouksi pangan, terutama beras.

Hal tersebut dikatakan Penjabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie pada panen raya di Desa Parit I Api-api, Kecamatan Bukit Batu, Rabu (6/1/2016).

Dikatakannya, sawit dan karet sudah tidak bisa diandalkan. Untuk itu, petani harus tetap konsisten mempertahankan lahannya dengan tanaman padi. "Sawit-sawit dan karet yang ada di sini, hendaknya pelan-pelankan kita tumbangkan untuk diganti dengan tanaman padi," jelasnya.

Turut hadir pada pelaksanaan panen raya musim tanam 2015/2016 di Desa Parit I Api-api, diantaranya Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan, Sarsito Wahono Gaib Subroto yang juga Penanggungjawab Upsus Pajale Riau, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Riau, Askardiyah R Patrianov, Ketua DPRD Bengkalis Heru Wahyudi, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Arh Wachyu Dwi Ariyanto, Sekda Bengkalis Burhanudin, Kadis Pertanian dan Peternakan Bengkalis, Ariayanto, dan sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Bengkalis, Camat Bukit Batu M Fadlul Wajdi.

Untuk meningkatkan produksi padi dari petani di Kabupaten Bengkalis, sangat penting untuk mendukung pemerintah untuk mengurangi impor bahan pangan. Selaras dengan itu, Ahmad Syah Harrofie mengajak para petani untuk tetap konsisten mempertahankan menamam padi.(rls/hms)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved