Dari Diskusi Taragak Basuo (TB) 18 IKA FPUA
Alumni Pertanian Unand Butuh Career Center Institution
Sabtu, 28/07/2018 - 08:05:37 WIB
Mantan Wakil Gubernur Sumbar Prof Fachri Ahmad menyampaikan materi dalam diskusi Taragak Basuo (TB) 18 Bgrup Casiaverra IKA FPUA di Hotel Alpha Pekanbarum Jumat (27/7/2018)
Mantan Wakil Gubernur Sumbar Prof Fachri Ahmad menyampaikan materi dalam diskusi Taragak Basuo (TB) 18 Bgrup Casiaverra IKA FPUA di Hotel Alpha Pekanbarum Jumat (27/7/2018)

PEKANBARU-Alumni Fakultas Pertanian Iniversitas Andalas (IKA FPUA) Padang  harus kuat dan terurus dengan baik, agar dapat membentuk Lembaga Pembinaan  Alumni semacam Career Center Institution (CCI) di wilayah kerjanya masing-masing. Lembaga ini yang akan berhubungan secara administrastif dengan Fakultas.

"CCI menjadi solusi bagi alumni yang baru tamat yang kemungkinan masih bingung untuk memulai mendapat pekerjaan. CCI nantinya membantu memberikan informasi lowongan kerja, pembinaan karir alumni dan media komunikasi  karir antar alumni," ujar alumni FP UA angkatan 1959 yang juga mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Prof Fachri Ahmad saat diskusi Taragak Basuo (TB) 18 di Hotel Alpha Pekanbaru, Jumat malam, (27/7/2018).

Diskusi TB 18 yang dimoderatori Prof Irsal Las, merupakan rangkaian reuni Grup Casiaverra (GCV) yang dilaksanakan di Provinsi Riau Jumat-Minggu/27-29 Juli 2018.  Selain Fachri Ahmad, diskusi juga menghadirkan nara sumber dari alumni Fakultas Pertanian Unand lainnya, di antaranya Ketua GCV Dr Har Adi Basri, M.Sc, Mentan Wakil Menteri Pendidikan RI, Prof Musliar Kasim, Walikota Padang Mahyeldy Ansarullah, SP, Mantan Dirut Askrindo Ir Chairul Bahri , MM dan Dekan FPUA, Dr Munzir Busniah.

Lebih jauh Dr Har Adi Basri dalam pemaparanmya menjelaskan, CCI merupakan alternatif yang tepat sebagai wadah dan sarana untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan dimasa mendatang.Setidaknya CCI bertujuan untuk meningkatkan serapan lulusan dalam dunia kerja, melaksanakan campus recruitment, memberikan layanan konsultasi dan bimbingan karir bagi alumni.

"CCI merupakan sarana sinergitas alumni dan almamater serta berbagai pemangku kepentingan dalam merancang langkah strategis bagi penciptaan lapangan kerja almamater dan alumni. CCI juga memberikan manfaat kepada alumni, almamater dan perusahaan," ujarnya.

Prof Musliar Kasim lebih menekankan upaya almamater untuk membangun kompetensi mahasiswa secara komperensif (pengetahuan, ketrampilan dan sikap), membangun jejaring yang luas dengan berbagai pihak.

"Pengalaman dan pembelajara berharga dari penugasan dan kiprah di luar kampus selama ini saya dapam mengatakan bahwa orang menilai kita dari apa yang kita lakukan. Untuk itu alumni harus mempunyai modal utama yakni kerja kerast, terlibat langsung dengan serius, mendengarkan/melibatkan orang lain, tidak agois dan menjaga kepercayaan," katanya.

Senada dengan itu Dekan FPUA Dr Munzir menambahkan, sangat membutuhkan peran alumni dalam membangun almamater. Dia berharap alumni dapat datang secara periodik ke kampus memberikan kuliah umumterutama terkait dengan pengalaman alumni yang sudah berkecimpung di dunia kerja.

Pembicara lainnya, Chairul Bahri lebih menyoroti kesejangan komunikasi antar angkatan serta belum optimalnya pemanfaatan dan pemberdayaan antar alumni. Untuk itu dia menyarankan pengembangan komunikasi termasuk mengoptimalkan penggunaan media sosial.

Walikota Padang, Mahyeldi Ansarullah yang juga Ketua DPP IKA FPUA menyebutkan saat ini alumni FPUA sekitar 8.535 orang yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia bahkan di luar negeri. Jumlah itu bertambah sekitar 300-an orang setiap tahun.

"Selama ini alumni FPUA sudah berkontribesar bagi pembangunan bangsa. Peran ini harus terus ditingkatkan dengan menjalin komunikasi yang lebih intesn antara alumnu, almamater dan pemangku kepentingan lainnya," katanya. Menurutnya CCI sangat penting untuk dilahrirkan , CCI diharapkan dibentuk di masing-masing DPD dan bersinergi dengan DPP.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana TB 18 Grup Casiaverra AZ Facri Yasin mengungkapkan reuni kali ini digagas Grup Casiaverra yang merupakan salah satu grup Aluni FPUA. Menurutnya pertemuan kali ini merupakan yang terbanyak yakni 250 alumni dari seluruh Indonesia, tahun sebelumnya di Padang Panjang hanya menghadirkan sekitar 100 alumni.

"Taragak Basuo 17 dihadiri sekitar 100 alumni angkatan 1959-1974, kali ini dihadiri 250 alumni dari angkatan 1959-2008.Ini angka yang besar untuk acara yang diadakan sebuah Grup Alumni," ujar Facri Yasin.

Lebih jauh AZ Facri Yasin mengatakan, alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas memiliki beberapa grup alumni. Di antaranya Grup Casiavera,Grup Oriza Sativa, Konsi Dusanak Plus (KDP) dan lain sebagainya, di samping grup angkatan, alumni jurusan. Selain itu juga ada Yayasan Afta, Yayasan Komma,

BPR Stigma yang semuanya berada dibawah Payung Besar IKA FP UA yang saat ini diketua Mahyeldi Ansharullah, SP.Facri mengungkapkan , selain diskusi, TB 18 juga diisi dengan sejumlah rangkaian acara lainnya yang intinya menjalin silahturahmi antar alumni dan berbagi pengalaman agar bisa berkiprah lebih baik lagi bagi bangsa dan negara.(kt5).





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved