Setelah RTRW Disahkan, DPRD Riau Desak Pembangunan Rel Kereta Trans Sumatra Digegas
Kamis, 17/05/2018 - 15:20:52 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Setelah disahkannya Perda RTRW
Provinsi Riau, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman menegaskan bahwa
proyek-proyek yang selama ini terkendala status lahan sudah bisa untuk
dilanjutkan. Termasuk juga pembangunan jalur kereta api Trans Sumatra
yang melewati Pekanbaru-Dumai.

"Sekarang RTRW sudah disahkan,
sehingga tidak ada masalah lagi dengan lahan untuk pembangunan rel
kereta api. Maka kami minta untuk digegas pembangunannya," kata
Noviwaldy yang akrab disapa Dedet ini, Kamis (17/5/2018).

Dedet
mengatakan bahwa beberapa kelengkapan pembanguna rel seperti bantalannya
sudah bisa dipasang kembali di daerah Dumai. Sebelumnya proses tersebut
sempat terhenti akibat terkendala tata ruang.

"Kemarin sempat
terkendala karena pembangunannya ada di kawasan hutan. Nah sekarang RTRW
sudah selesai, maka pembangunannya harus segera dilanjutkan," ujar
politisi Partai Demokrat ini.

Dijelaskan Dedet, jalur kereta
trans Sumatera sepanjang 1.400 kilometer ini merupakan proyek strategis
nasional. Pembangunan ini akan berpengaruh besar terhadap perekonomian
masyarakat karena memberikan kemudahan akses transportasi.

Jalur
kereta api ini akan dibangun memanjang dari utara di Rantau Prapat,
Sumatera Utara ke arah selatan melewati Riau, Jambi, hingga Kertapati,
Sumsel. Sementara, untuk jalur arah barat dihubungkan dari Pekanbaru,
Riau ke jalur kereta yang ada di Sumatra Barat hingga pelabuhan Teluk
Bayur, Padang. (clc)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved