Warga Korban Banjir Kampar Rindukan Kedatangan Anggota Dewan
Senin, 18/01/2016 - 16:21:08 WIB
<br>

Korban banjir, dewan acuh saja terhadap kampung Sawah.

PEKANBARU - Masyarakat desa sawah, Kabupaten Kampar yang menjadi korban banjir akibat dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang menyesalkan minimnya perhatian anggota dewan terhadap penderitaan mereka.

Selama dilanda banjir, belum sekalipun para wakil mereka yang duduk di parlemen datang hanya sekedar melihat mereka. Kondisi inilah yang disayangkan masyarakat setempat.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sawah, Suherdi, mengatakan, desa sawah merupakan daerah yang terparah dilanda banjir diantara belasan desa di tujuh kecamatan Kampar itu.

"Belum, belum ada satupun anggota dewan yang datang ke tempat kami, padahal kampung kami daerah yang terparah. Dewan jangan hanya bisa pergi ke luar negeri saja, tengok masyarakat kami yang haus dengan perhatian para wakil rakyatnya," cetus Suherdi.

Kekesalan Suherdi tak hanya sampai disitu. Saat Pemilihan Legislatif lalu, para calon wakil rakyat cukup banyak mendatangi masyarakat desa sawah, walaupun hanya sekedar tebar pesona saja.

"Kalau sudah mau pemilu banyak mereka yang datang dengan membawa visi misi dan janji palsu, setelah dapat kehendaknya lupa dengan segalanya, contohnya seperti ini, semenjak banjir belum ada satupun mereka kesini," sambungnya lagi.

Saat ini kata Suherdi, akses jalan untuk menuju kampung desa Sawah memang belum stabil. Sepeda motor belum bisa lewat untuk menempuh kampung itu, tapi kalau mobil sudah bisa melewatinya.

"Tidak akan salah jika mereka memang ingin meninjau, bisa dijemput oleh masyarakat kita dengan sampan, jangan hanya meninjau daerah yang tidak kena banjir, lihat masyarakat kami tidak memiliki tempat tinggal lagi, rumah habis direndam banjir," tutupnya.*





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved