Dewan Minta BPBD dan Dinsos Kirim Bantuan ke Kampar Kiri Hulu
Kamis, 14/01/2016 - 11:14:15 WIB
<br>

PEKANBARU - Empat desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar
hingga kini masih terisolir, karena jalan dan jembatan penghubung rubuh
diterjang banjir serta longsor beberapa waktu lalu.

Akibatnya,
masyarakat mulai kesulitan dalam memperoleh kebutuhan bahan pokok
sehari-hari yang kini mulai menipis. Kalaupun bahan pokok ada, dipasikan
harga melambung tinggi dan menimbulkan permasalahan baru.

"Kami
tengah membicarakan hal itu dikomisi dan juga bersama pihak BPBD, namun
saat hearing itu Kepala BPBD Riau yakni Edwar Sanger tengah tidak berada
ditempat karena ada keluarganya yang meninggal. Karena itu, kami
terpaksa menunda sampai besok," kata Ketua Komisi E DPRD Riau H Masnur,
Kamis (14/1/2016).

Dijelaskan Masnur, dalam heraring nanti dewan ingin mengetahui solusi untuk memecahkan persoalan 4 desa terisolir tersebut.

"Tapi
yang jelas kami akan sesegara mungkin minta pemerintah Provinsi Riau
untuk melakukan langkah-langkah membuka akses jalan dan memenuhi
kebutuhan bahan pokok masyarakat. Khususnya Dinas sosial harus
menyiapkan kebutuhan makanan warga disana," tandasnya.
 
Seperti
diberitakan sebelumnya,musibah banjir bandang yang menerjang wilayah
Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau masih dirasakan oleh masyarakat
sekitar. Dampak terparah yang mereka derita adalah sulitnya mendapatkan
pasokan makanan.

Bantuan yang pernah disalurkan Badan 
Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Riau beberapa waktu lalu sudah
habis. Jalan yang rusak parah  membuat akses menuju lokasi sulit
dijangkau.

Bahkan, untuk mendapatkan 1 Kg beras, warga harus mengeluarkan uang sebesar
Rp30 ribu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau seperti belum tahu akan
kondisi ini.*





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved