Hampir Setahun, Jabatan Sekwan Diisi Plt
Rabu, 13/01/2016 - 14:17:41 WIB
<br>

PEKANBARU - Posisi jabatan Sekertaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau nyaris satu tahun tanpa diduduki pejabat definitif.

Jika mulai dari tahap Assesment April 2015 lalu artinya sudah hampir satu tahun, tepatnya sepuluh bulan. Jika dirunut terhitung mulainya jabatan tersebut ditinggalkan Mantan Sekwan Zulkarnain Kadir, jabatan kemudian diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Yang pertama menjadi Plt yakni Syamsurizal, tidak berselang lama posisi tersebut diganti oleh Ahmadsyah Haroffie dengan jabatan Plt pula. Posisi tersebut lagi-lagi digantikan oleh orang lain yang hanya menyandang jabatan Plt yakni Khuzairi hingga saat ini.

Belakangan Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman sudah menyiapkan tiga nama untuk diserahkan ke lembaga DPRD, namun nama tersebut sampai saat ini juga belum ada.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman menilai DPRD sudah pernah menyurati Plt Gubernur, bahkan beberapa kesempatan juga pernah disampaikan langsung secara lisan.

"Mana usulan itu, silahkan sampaikan ke kami. Kita sudah pernah penyampaikan surat, secara langsung dalam pembicaraan dan pertemuan juga sudah kita sampaikan dan beliau mengatakan akan menyegerakan, namun mungkin beliau sibuk. Kita belum ada terima tiga nama," kata pria yang akrab disapa Dedet ini.

Dedet juga menyampaikan Plt harus mengirimkan nama-nama yang memiliki kemampuan.

"Harus tahu gimana kemampuan untuk mengelola, manajerial, aspek sebagai ASN. Walau sudah lulus, tapi kami punya juga kewenangan kalau tidak bagus bisa kami kembalikan lagi. Kalau ada yang bagus itu yang kami terapkan," tambah pria yang digadang-gadang bakal maju di Pilwako Pekanbaru ini.

Dirinya juga menambahkan lembaga DPRD membutuhkan Sekwan yang kafabel dan memang memiliki kecapakan dalam membantu tugas DPRD.

"Kami ingin dewan diurus orang kafabel bukan orang numpang hidup. Walaupun yang tidak terpilih sekarang bukan brarti tidak cakap, tapi cakap dibidang apa. Bidang kami harus ada kemampuan di bidangnya, jangan sampai Sekwan itu dikendalikan pegawai tapi Sekwan yang harus mengendalikan pegawainya," katanya.

Lebij jauh dijelaskannya, setelah nantinya nama-nama sudah diajukan oleh Plt Gubernur akan dilakukan fit and proper test. "Walaupun sudah diseleksi melalui asesment, DPRD juga tetap punya kewenangan untuk menentukan siapa yang layak nantinya," katanya.*




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved