Mobil Dinas Pakai Premium, Pemko Klaim Hemat Anggaran 50 Persen
Selasa, 12/01/2016 - 19:58:43 WIB
<br>

PEKANBARU - Seluruh mobil operasional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai 2016 ini menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. 


Ini setelah Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang pengendalian penggunaan BBM, dalam Pasal 7, menyatakan Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Penggunaan Bahan Bakar Minyak, dinyatakan tidak berlaku lagi.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Kota (Setko) Pekanbaru Khambarialdy melalui Kasubag Rumah Tangga, Akmal Khairi, Selasa (12/1/2016) saat dihubungi melalui selulernya mengatakan, saat ini seluruh mobil operasional di lingkungan Pemko resmi menggunakan premium.

Akmal menyebut, peralihan BBM untuk kendaraan operasional di lingkungan pemko ini diperkuat dengan adanya edaran kementerian untuk menggunakan premium. "Dengan menggunakan premium, bisa dilakukan penghematan biaya BBM kendaraan operasional. Ini mencapai 50 persen setiap bulannya dibanding tahun lalu,"ujarnya.

Dikatakannya, dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat tentang kendaraan dinas boleh menggunakan BBM jenis premium, hal tersebut sangat membantu Pemko Pekanbaru melakukan penghematan anggaran.

"Ketika menggunaan pertamax, setiap bulan kita harus menyiapkan anggaran sebesar Rp250 juta sampai Rp300 juta perbulannya. Sekarang dengan premium diprediksi pengeluran bulanan berkisar antara Rp150 juta sampai Rp200 juta,"urainya.

Terhadap jatah BBM yang disiapkan untuk setiap jabatan, Akmal mengungkap tahun ini juga mengalami penurunan"Untuk level kepala bagian (eselon III) jatah BBM-nya 25 liter setiap minggunya, level jabatan Asisten (eselon II) hanya 40 liter setiap minggunya dan untuk jabatan sekda 75 liter setiap minggunya,"jelasnya.

Sementara, tahun lalu untuk eselon III  dijatah 50 liter, eselon II 75 liter, dan untuk sekretaris daerah (Sekda) 100 liter. "Dengan begitu, peralihan ke premium sangat terasa pada penghematan anggaran, apalagi dengan adanya rasionalisasi,"imbuhnya.




comments powered by Disqus

 
 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved