Bohongi Konsumen, Dewan Bakal Panggil Indomaret
Kamis, 07/01/2016 - 11:41:29 WIB
<br>

PEKANBARU-Indomaret lagi-lagi berulah. Kali ini, usaha warlaba tersebut diduga melakukan kecurangan harga di salah satu gerainya di Kota Pekanbaru.


Baru-baru ini, konsumen mengeluhkan terkait harga yang tertera pada price list yang ada di rak produk tidak sesuai dengan yang ada di struk pembelian. Hal tersebut dilaporkan terjadi di gerai Indomaret Jalan Kulim No 1-2 Pekanbaru.

Menggapi hal tersebut, Komisi II DPRD Kota Pekanbaru tidak tinggal diam. Komisi II akan segera memanggil pihak terkait, terutama pihak Indomaret maupun pihak pemerintah Kota Pekanbaru, dalam hal ini Disperindag.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Zulafan Hafis, Wakil Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, menurut dia, hal tersebut tidak bisa dibiarkan. Apalagi jika ditemukan ada unsur penipuan maka bisa dipidanakan.

"Kita minta kepada konsumen yang merasa dirugikan segera melapor. Baik kepada YLKI langsung, kepada Pemko dalam hal ini Disperindag maupun kepada kita. Pasalnya, masyarakat sebagai konsumen punya hak untuk dilindungi, ada undang-undang yang mengatur hal itu. Dalam waktu dekat kita akan panggil pihak Indomaret bersama Disperindag juga, " ungkap Zulfan Hafis, kepada Halloriau, Kamis (7/1/2016).

Untuk unsur pemerintah, Politisi Nasdem ini meminta dilakukan pengawasan di lapangan, agar hal serupa tidak terulang kembali dan masyarakat tidak dirugikan. Selain itu, Pemko juga diminta meninjau izin ritel yang bertebaran di Kota Pekanbaru.

"Jika terbukti melakukan kesalahan, tinjau izinya lagi, karena bagaimanapun meresahkan masyarakat. Kalau ada unsur pidananya nanti tentu pihak kepolisian yang punya wewenang," imbuhnya.

Namun apakah akan dilakukan pengecekan langsung kelapangan atau akan mengelar sidak, pihaknya di Komisi II yang memang membidangi persoalan tersebut, mengaku akan terlebih dahulu akan mengumpulkan sejumlah informasi dan data yang akurat.

"Untuk Sidak, kalau itu diperlukan kenapa tidak, kita akan lakukan. Tapi yang paling utama kita akan mengumpul data dan informasi yang akurat. Karena ini terkait kepentingan dan sudah sering dikeluhkan oleh masyarakat. Apalagi jika ada yang dirugikan ini tentunya tidak bisa dibiarkan, dan kepada Pemko juga harus bergerak," pungkas Zylfan Hafis.

Diberitakan, salah satu konsumen Indomaret merasa dibohongi saat membeli salah satu produk di gerai di Kota Pekanbaru. Awalnya, sabun pencuci tangan merek Lifebuoy terpampang harga Rp13.900 di rak, namun saat bayar di kasir, harganya ternyata Rp19.900.




comments powered by Disqus

 
 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved