| INTERNASIONAL


Barack Obama Kembali ke Dunia Politik
Kamis, 19/10/2017 - 15:51:19 WIB
WASHINGTON DC- Mantan Presiden AS Barack Obama kembali ke dunia politik untuk pertama kali setelah selama beberapa bulan "menghilang" dan menghindari konfrontasi langsung dengan Presiden Donald Trump.Pria berusia 56 tahun itu dijadwalkan hadir dalam kampanye kandidat gubernur dari Partai Demokrat di New Jersey dan Virginia, Kamis...(read more)


Gagal Atasi Kebakaran Hutan, Mendagri Portugal Mundur
Kamis, 19/10/2017 - 15:28:36 WIB
LISBON-Menteri Dalam Negeri Portugal Constanca Urbano de Sousa mengundurkan diri di tengah kritik atas penanganan pemerintah dalam serangkaian kebakaran hutan yang telah menewaskan lebih dari 100 orang dalam empat bulan.Dilansir dari The Guardian, Kamis (19/10/2017), de Sousa menyerahkan surat pengunduran dirinya ke Perdana Menteri Antonio Costa...(read more)


Korut Ultimatum Negara Lain tak Dukung AS Jika Ingin Selamat
Rabu, 18/10/2017 - 09:39:48 WIB
JENEWA -- Korea Utara (Korut) mengeluarkan peringatan terhadap negara-negara di PBB pada Senin (16/10), dalam sebuah pernyataan. Korut memperingatkan agar mereka tidak bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dalam tindakan militer melawan negara Asia itu jika mereka ingin aman dari pembalasan.Peringatan itu juga dimuat dalam salinan catatan Wakil...(read more)


Korut Ancam Negara Lain Jika Dukung AS
Rabu, 18/10/2017 - 09:07:18 WIB
JENEWA-Korea Utara (Korut) mengeluarkan peringatan terhadap negara-negara di PBB pada Senin (16/10), dalam sebuah pernyataan. Korut memperingatkan agar mereka tidak bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dalam tindakan militer melawan negara Asia itu jika mereka ingin aman dari pembalasan.Peringatan itu juga dimuat dalam salinan catatan Wakil Duta...(read more)


Presiden AS Sebut Obamacare Telah Mati
Selasa, 17/10/2017 - 09:27:27 WIB
WASHINGTON-Presiden AS Donald Trump menyatakan Obamacare, undang-undang kesehatan yang diresmikan mantan Presiden AS Barack Obama, telah mati dan hilang. Ia kemudian mendesak Partai Republik dan Demokrat di Kongres untuk merancang perbaikan layanan kesehatan jangka pendek."Itu (Obamacare) sudah mati. Sudah hilang. Sudah tidak ada lagi - Anda...(read more)


Bom Mogadishu, Somalia Umumkan Tiga Hari Masa Berkabung
Senin, 16/10/2017 - 07:26:45 WIB
MOGADISHU -- Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed Farmaajo mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional. Pengumuman ini disampaikan setelah serangan bom truk mematikan di Mogadishu, pada Sabtu (14/10)."Kami mengumumkan tiga hari berkabung untuk korban yang tidak bersalah, bendera akan dikibarkan setengah tiang. Waktunya untuk bersatu...(read more)


Sebanyak 30 Tewas Akibat Serangan Bom di Somalia
Minggu, 15/10/2017 - 09:03:18 WIB
MOGADISHU -- Serangan bom besar-besaran di daerah ibu kota Somalia, Mogadishu, telah menewaskan setidaknya 30 orang. Puluhan lainnya terluka akibat ledakan sebuah truk yang berisi bahan peledak di dekat pintu masuk sebuah hotel.Polisi setempat mengatakan, dua orang tewas dalam serangan bom kedua di wilayah Madina di kota tersebut.Sampai saat ini...(read more)


Korut: Trump Telah Nyalakan Sumbu Perang
Kamis, 12/10/2017 - 08:21:08 WIB
PYONGYANG -- Menteri Luar Negeri Korea Utara (Korut) Ri Yong-ho, pada Rabu (11/10), menuding Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyalakan sumbu perang terhadap negaranya. Ia menilai, perselisihan dan perseteruan antara Korut dengan AS memang tak bisa lagi diselesaikan dengan kata-kata.Ri Yong-ho masih menyoroti pernyataan Trump...(read more)


Turki Salahkan Utusan AS untuk Krisis Diplomatik
Rabu, 11/10/2017 - 12:56:44 WIB
ANKARA -- Presiden Turki Tayyip Erdogan menyalahkan duta besar Amerika Serikat untuk Turki karena krisis diplomatik antara kedua negara. Ia mengatakan Ankara tidak lagi menganggapnya sebagai utusan Washington. Dalam sebuah serangan pribadi terhadap Duta Besar John Bass, Erdogan mengatakan Bass bertindak secara sepihak dalam menangguhkan layanan...(read more)


Deklarasikan Kemerdekaan, Pemimpin Katalunya Terancam Dihukum Mati Spanyol
Selasa, 10/10/2017 - 06:24:58 WIB
MADRID-Pemimpin Katalunya Carles Puigdemont terancam hukuman mati. Ganjaran tersebut bisa dijatuhkan kepada Puigdemont apabila bersikeras mendeklarasikan kemerdekaan.Seorang juru bicara partai penguasa (People's Party) di Spanyol mengatakan, hukuman serupa pernah dijatuhkan kepada mantan Pemimpin Katalunya, Lluis Companys. Saat itu, Companys juga...(read more)


16.056 Pulau Indonesia Sudah Didaftarkan ke PBB
Senin, 09/10/2017 - 23:52:12 WIB
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mendata kembali seluruh pulau yang ada, termasuk pulau-pulau yang belum bernama. Tujuannya untuk mengantisipasi klaim negara-negara tetangga terkait pulau-pulau tersebut."Kementerian Dalam Negeri telah melakukan verifikasi serta pembakuan sebanyak 2.590 pulau," kata Direktur Jenderal Bina Administrasi...(read more)


Presiden Korut Jamin Kedaulatan Negara dengan Nuklir
Senin, 09/10/2017 - 09:04:11 WIB
SEOUL-Presiden Korea Utara, Kim Jong-un menjamin kedaulatan Korut menggunakan senjata nuklir yang memiliki kekuatan kuat untuk pertahanan. "Senjata nuklir korea adalah benteng yang kuat untuk melindungi perdamaian dan keamanan di Korea dan Asia Timur Laut," ujar Kim yang mengacu pada ancaman nuklir terhadap imperialis...(read more)


Lagi, Korut Siapkan Uji Coba Rudal
Sabtu, 07/10/2017 - 15:30:52 WIB
Jakarta - Korea Utara akan kembali melakukan uji coba rudal jarak jauhnya. Jangkauan dari rudal ini diyakini dapat mencapai wilayah pantai barat Amerika Serikat.Sabtu (7/10/2017), informasi uji coba rudal jarak jauh ini didapat dari seorang anggota parlemen Rusia yang baru saja kembali dari Pyongyang."Mereka sedang mempersiapkan tes baru...(read more)


Pengadilan Spanyol Ancam Pidana Parlemen Katalunya
Jumat, 06/10/2017 - 14:53:05 WIB
MADRID-Pengadilan tinggi Spanyol membekukan parlemen regional Katalunya. Langkah itu diambil untuk mencegah sidang parlemen yang akan membahas hasil referendum yang digelar pada Ahad (1/10/2017) lalu.Penangguhan parlemen Katalunya ini menetralkan dan mendinginkan situasi terkait sidang-sidang yang terus dilakukan Parlemen Katalunya. Artinya, semua...(read more)


Kekasih Ungkap Paddock Beri Uang Rp100 Ribu Dolas AS sebelum Penembakan
Kamis, 05/10/2017 - 15:40:59 WIB
LAS VEGAS-Kekasih Stephen Paddock, Marilou Danley, mengaku tidak mengetahui rencana pembantaian massal yang dilakukan Paddock. Kendati begitu ia tak menampik, sebelum melakukan aksi nekat, Paddock pernah mengiriminya 100 ribu dolar AS.  Menurut Danley, kekasihnya itu adalah sosok yang baik hati, perhatian, dan cukup pendiam. Danley yang...(read more)


5 Mantan Presiden AS Hadiri Konser Amal Pemulihan Badai
Kamis, 05/10/2017 - 13:02:41 WIB
AUSTIN -- Lima mantan Presiden AS akan berpartisipasi dalam konser amal untuk mengumpulkan dana bagi korban sejumlah badai yang melanda AS. Menurut George H.W. Bush Presidential Library Foundation, konser amal ini akan diselenggarakan di Texas, pada akhir bulan ini.Mantan Presiden Barack Obama, George W. Bush, Bill Clinton, George H.W. Bush, dan...(read more)


PBB Nilai Kekerasan di Rakhine Kejahatan Kemanusiaan
Rabu, 04/10/2017 - 23:40:25 WIB
NEW YORK - Kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak di Rakhine, Myanmar, kemungkinan merupakan bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan. Hal tersebut berdasarkan penilaian Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW) dan Komite Hak-hak Anak.'Cedaw telah meminta otoritas Myanmar untuk segera menyelidiki dan mengadili...(read more)


PBB Sebut Koalisi Saudidalam Daftar Hitam
Rabu, 04/10/2017 - 17:01:09 WIB
SANAA-Sebuah dokumen rahasia Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang daftar hitam menyebutkan, koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi membunuh dan melukai anak-anak di Yaman. Meskipun terdapat catatan yang menyebutkan aliansi tersebut telah menerapkan langkah-langkah untuk meningkatkan perlindungan anak."Di Yaman, tindakan koalisi tersebut...(read more)

Penembakan di Las Vegas
Lebih 50 Tewas dan 200 Orang Cedera
Senin, 02/10/2017 - 23:24:16 WIB
Los Angeles  - Penembakan massal saat konser Minggu malam (1/10) di luar Mandalay Bay Hotel di Las Vegas di Negara Bagian Nevada, AS memakan banyal korban. Sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 200 orang lagi cedera.Jumlah korban jiwa jika dikonfirmasi akan membuat penembakan massal itu yang paling mematikan dalam sejarah AS dan...(read more)


90 Persen Warga Katalan Ingin Merdeka dari Spanyol
Senin, 02/10/2017 - 14:20:09 WIB
BARCELONA-Pemerintah Catalan menyebutkan 90 persen dari 2,26 juta warga Katalan memberikan suara pada Ahad dan memilih mendukung kemerdekaan.  Menurut pejabat setempat, 770 ribu suara hilang karena gangguan yang disebabkan oleh polisi Spanyol.Seperti dilansir the guardian, Senin (2/10/2017), Carles Puigdemont, pemimpin Katalan,...(read more)


AS Tolak Negoisasi dengan Korut
Senin, 02/10/2017 - 12:57:50 WIB
WASHINGTON-Presiden AS Donald Trump menolak prospek pembicaraan dengan Korea Utara terkait program nuklirnya. Menurut Trump negoisasi dengan Korut hanya menyia-nyiakan waktu.Dilansir dari Aljazirah, Selasa (2/10/2017), pernyataan ini disampaikan Trump sebagai bentuk tanggapan atas pernyataan Menlu AS, Rex Tillerson yang mengatakan bahwa Amerika...(read more)


Presiden Cina dan Menlu AS Bahas Kunjungan Trump
Minggu, 01/10/2017 - 09:23:33 WIB
BEIJING -- Presiden China Xi Jinping bertemu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson di Beijing, Sabtu (30/9). Keduanya membahas rencana kunjungan Presiden Donald Trump pada akhir tahun ini."Kunjungan Trump pada bulan November nanti sangat penting bagi hubungan bilateral kami," kata Xi sebagaimana dikutip Kantor Berita Xinhua...(read more)


Kampus di Arab Saudi Siapkan Lahan Parkir Khusus Wanita
Minggu, 01/10/2017 - 09:20:54 WIB
RIYADH -- Rektor King Saud University Badran al-Omar telah mengkonfirmasi akan membuka lahan untuk parkiran wanita. Universitas tersebut akan menyiapkan 45 ribu tempat parkir khusus wanita.Persiapan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari keputusan kerajaan. Pekan lalu secara resmi Arab Saudi akan membolehkan perempuan menyetir mobil mulai...(read more)


PBB Akui peran Indonesia Atasi Konflik di Myanmar
Sabtu, 30/09/2017 - 20:33:20 WIB
Jakarta  - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Antonio Guterres mengakui peran penting pemerintah Indonesia dalam upaya mengatasi konflik dan krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar.Keterangan pers dari Perutusan Tetap RI (PTRI) untuk PBB di New York yang diterima di Jakarta, Sabtu, menyebutkan bahwa pengakuan Sekjen PBB itu...(read more)


AS Minta Militer Myanmar yang Terlibat Ditindak
Sabtu, 30/09/2017 - 19:11:50 WIB
NEW YORK-Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan penuntutan harus dilakukan terhadap Pemerintah Myanmar. Langkah ini dinilai diperlukan menyusul gelombang kekerasan yang terjadi terhadap warga Rohingya.Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengatakan, Pemerintah Myanmar telah melakukan sebuah tindakan brutal dan berkelanjutan terhadap warga...(read more)

Index Berita
 
 
 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved